https://teamromany.com/ Saul “Canelo” Alvarez berhasil mengalahkan John Ryder dalam pertarungan brutal berdarah yang berlangsung selama 12 ronde. Pertarungan ini menjadi salah satu duel paling menegangkan dan penuh emosi dalam sejarah tinju dunia.
John Ryder: Perjalanan Karier dan Pensiun
John Ryder, mantan penantang di kelas menengah dan kelas menengah super, dikenal sebagai petarung keras kepala yang tidak mudah menyerah. Meskipun kini ia berada di sisi lain ring sebagai pelatih, Ryder mengakui bahwa beralih ke dunia pelatihan setelah pensiun dari tinju profesional adalah proses yang tidak mudah.
“Ini sangat sulit, tapi saya bersyukur,” ujar Ryder mengenai perubahan peran dalam kariernya. Ia kini membantu pelatihnya, Tony Sims, di Matchroom Gym di Essex, melatih petinju muda berbakat. “Mereka benar-benar mengolok-olok saya dan kami langsung akrab. Rasanya seperti kembali ke rumah,” tambah Ryder dengan rasa terima kasih yang mendalam kepada Tony dan para petarung muda yang ia latih.
Kekalahan di Tangan Canelo dan Pengorbanan dalam Karier
Ryder dikenal sebagai petinju dengan mental baja, dan saat melawan Canelo di Guadalajara, ia menunjukkan ketangguhannya. Dalam pertarungan tersebut, hidung Ryder patah di ronde kedua, tetapi ia terus bertahan hingga ronde terakhir. Meski mengalami cedera parah, Ryder tidak menyerah, bertahan sampai akhir meskipun Canelo akhirnya meraih kemenangan.
“Saya merasa seperti bertarung melawan salah satu petarung terbaik di dunia. Meskipun saya terluka, saya tetap melanjutkan, karena saya tidak ingin disebut pecundang dalam olahraga ini,” ujarnya, mengenang pengalaman berat tersebut.
Keputusan Pensiun dan Kembali ke Dunia Tinju sebagai Pelatih
Setelah kalah dari Jaime Munguia pada Januari 2024, Ryder memutuskan untuk pensiun dari tinju profesional. Dengan rekor 32-7 (18 KO), ia merasa sudah cukup memberikan segalanya di ring tinju. Meskipun pensiun, Ryder menyadari bahwa keinginan untuk kembali ke ring atau merasakan sensasi pertarungan besar selalu ada, terutama dengan iming-iming tawaran besar.
“Saya rasa pensiun itu mudah, tapi tetap pensiun ternyata jauh lebih sulit. Saya merasa pensiun dengan bahagia, menikmati waktu dengan keluarga dan anak-anak,” ujar Ryder tentang kehidupannya setelah pensiun. Ia kini lebih fokus pada kebugaran pribadi dan mendampingi keluarga.
Menghargai Perjalanan dan Kemenangan yang Dicapai
Ryder mengungkapkan bahwa meskipun ia pernah merasa kecewa dengan beberapa keputusan kontroversial, seperti saat kalah dari Callum Smith pada 2019, ia tetap merasa bersyukur atas apa yang telah dicapainya dalam dunia tinju. “Saya merasa beruntung, bisa bertarung di berbagai negara, bertemu banyak orang hebat, dan mengalami hal-hal luar biasa,” kata Ryder, mengenang perjalanan kariernya yang penuh warna.
Duel Brutal dengan Canelo: Pertarungan yang Menguras Tenaga
Pertarungan melawan Canelo menjadi salah satu ujian fisik terbesar bagi Ryder. Meski berhasil bertahan hingga ronde ke-12, tubuhnya merasa sangat lelah setelah pertarungan tersebut. “Pada usia 25, pengalaman itu akan terasa sangat berbeda, tapi di usia 35, saya merasa tubuh saya sudah menua,” ujar Ryder.
Ia mengakui bahwa meskipun ia tidak menyerah dalam pertarungan itu, tantangan fisik yang dihadapinya semakin berat seiring berjalannya waktu. “Saat itu, saya merasa kesombongan dan tekad saya untuk terus maju menjadi alasan saya bertahan. Namun, saya juga sadar bahwa ada saatnya bertahan bukanlah pilihan terbaik,” ungkapnya.
Meninggalkan Ring, Masuk ke Dunia Pelatihan
Setelah pensiun, Ryder memutuskan untuk meneruskan kariernya di dunia pelatihan. Ia merasa bangga bisa membimbing petarung muda seperti Maisey Rose, George Liddard, dan Ramla Ali. “Mereka lebih baik dari saya saat saya di usia mereka, karena mereka memiliki lebih banyak pengetahuan dan pengalaman,” jelasnya.
Mengalihkan peran sebagai pelatih ternyata membawa kepuasan tersendiri baginya. “Menjadi pelatih kepala, berdiri di ring bersama petinju muda seperti Ramla Ali di Madison Square Garden, rasanya luar biasa,” ujarnya sambil tersenyum, mengenang pengalaman berharga tersebut.
