https://teamromany.com/ Laga antara legenda tinju Manny Pacquiao melawan juara WBC kelas welter Mario Barrios berakhir dengan hasil imbang kontroversial di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, pada Minggu siang (20 Juli 2025 WIB).
Dalam duel 12 ronde tersebut, skor akhir menunjukkan ketidakjelasan hasil: dua juri memberikan nilai 114-114, sementara satu juri lainnya memberikan 115-113 untuk Barrios. Keputusan ini langsung menuai sorotan dari penggemar dan pengamat tinju.
Jalannya Pertandingan: Ketat dan Naik Turun
Di awal laga, kedua petinju bermain hati-hati dengan pertukaran jab yang seimbang. Barrios mulai unggul di ronde-ronde awal lewat kombinasi jab dan pukulan kanan lurus. Namun, Pacquiao menunjukkan pengalaman dan kecepatannya di ronde-ronde tengah, berhasil membalikkan keadaan dengan pukulan-pukulan cepat dari sudut yang sulit dibaca.
Barrios kemudian bangkit kembali di ronde akhir, tampil agresif dan menyulitkan Pacquiao, hingga akhirnya laga ditutup tanpa pemenang mutlak.
Penampilan Pacquiao: Hebat di Usia 46, Tapi Masih Diragukan
Meski sudah berusia 46 tahun, Pacquiao tampil penuh semangat dan mampu bertahan sepanjang 12 ronde. Banyak pihak memuji daya tahan dan tekniknya, mengingat usianya yang jauh di atas rata-rata petinju aktif saat ini.
Namun, beberapa pengamat mengkritik bahwa penampilan Barrios terlihat kurang agresif dan pasif. Ia dinilai tidak menunjukkan performa maksimal, bahkan tampak enggan menekan. Ini menimbulkan spekulasi bahwa hasil laga bisa jadi dipengaruhi oleh faktor non-teknis.
Analisis: Barrios Kurang Meyakinkan
Mario Barrios tampil jauh di bawah ekspektasi sebagai juara dunia. Pukulan-pukulannya dianggap tidak bertenaga dan pergerakannya terkesan kaku. Penonton menyadari bahwa Barrios terlihat tidak menyerang secara total di banyak ronde, dan refleksnya pun tak secepat biasanya.
Akibat penampilan mengecewakan dari Barrios dan hasil yang tidak memuaskan dari Pacquiao, banyak penggemar merasa kecewa dan mempertanyakan transparansi penilaian juri.
Gagal Rebut Sabuk, Gagal Undang Mayweather?
Hasil seri ini menggagalkan ambisi Pacquiao untuk merebut kembali gelar WBC sebagai alat tawar agar Floyd Mayweather Jr. (48 tahun) bersedia kembali naik ring. Sebelumnya, rencana duel ulang antara dua ikon tinju tersebut sempat berhembus kencang di media.
Dengan kegagalan meraih sabuk, peluang terjadinya pertarungan ulang Pacquiao vs Mayweather pun kini semakin mengecil.
