Presiden WBC Langsung Turun Tangan
https://teamromany.com/ Geger terjadi di dunia tinju internasional setelah seorang gadis petinju cilik berusia 12 tahun batal naik ring dalam debut profesionalnya. Presiden Dewan Tinju Dunia (WBC), Mauricio Sulaiman, turun langsung untuk menghentikan rencana duel tersebut.
Romina ‘La Bambita’ Castan — yang baru saja menamatkan sekolah dasar — rencananya akan mencetak sejarah di Veracruz, Meksiko, Sabtu malam lalu. Ia dijadwalkan menjadi petinju profesional termuda sepanjang masa lewat pertarungan empat ronde di kelas atom (46,2 kg atau 102 pon).
Picu Sorotan Dunia
Rencana ini segera menuai protes luas dari berbagai pihak. Sulaiman menyebut duel tersebut sebagai “tindakan kejam” dan menegaskan WBC akan berjuang sekuat tenaga agar pertarungan tidak pernah digelar.
“Kami di WBC menolak keras gagasan pertarungan di mana anak berusia 12 tahun akan tampil di arena profesional. Awalnya kami kira ini hanya candaan, tapi ternyata benar-benar akan terjadi. Kami harus bertindak untuk menghentikan kekejaman ini,” kata Sulaiman dalam pernyataan resminya.
Sulaiman mengungkapkan dirinya langsung menghubungi pihak promotor dan bahkan menuding ayah Romina, Isaac ‘Bamba’ Castan — yang juga mantan petinju — sempat melontarkan berbagai ancaman agar pertarungan tetap digelar.
Pertarungan Dibatalkan Resmi
WBC memastikan pada Jumat malam bahwa pertarungan tersebut dibatalkan. Sulaiman juga berjanji akan mendukung karier Romina di jalur amatir dan membina perkembangannya secara bertanggung jawab.
“Dengan bangga saya sampaikan bahwa Romina Castan yang masih berusia 12 tahun tidak akan naik ring besok. WBC siap membimbing ayahnya dan mendukung jalur tinju amatirnya,” ujar Sulaiman.
Promotor acara, Tigre’s Boxing Promotions, turut membenarkan pembatalan tersebut dan menyampaikan terima kasih atas campur tangan Sulaiman.
“Kami sangat menghargai langkah Presiden WBC dan dukungan yang akan diberikan untuk petinju muda ini. Romina Castan Lara tetap melanjutkan karier tinjunya bersama promotor kami, kini dengan dukungan penuh dari WBC,” tulis pihak promotor.
Usia Terlalu Dini untuk Pro
Romina diketahui sudah mulai berlatih tinju sejak usia delapan tahun dan tercatat pernah mengikuti lebih dari 50 pertandingan amatir. Meski di negara seperti Meksiko dan Thailand terdapat petinju yang memulai debut profesional di usia belasan tahun — contohnya Saul ‘Canelo’ Alvarez yang naik ring di usia 15 tahun — namun di banyak negara seperti Inggris dan Amerika Serikat, debut pro di bawah usia 18 tahun dilarang.
Banyak pihak menilai usia 12 tahun jelas terlalu dini untuk menanggung risiko dunia tinju profesional. Faktor keselamatan dan etika menjadi sorotan utama.
Berkat intervensi WBC, rekor Romina sebagai petinju pro termuda pun batal tercatat — setidaknya untuk saat ini.
