Oscar De La Hoya Kritik Canelo Alvarez: Tak Punya Loyalitas
https://teamromany.com/ Oscar De La Hoya melontarkan kritik pedas kepada Saul Canelo Alvarez, yang menurutnya tidak memiliki rasa terima kasih kepada orang yang telah membesarkan namanya di dunia tinju. De La Hoya merasa sikap Canelo mencerminkan kurangnya loyalitas.
Perselisihan dengan Golden Boy Promotions
De La Hoya menduga bahwa konflik antara dirinya, Canelo, dan Golden Boy Promotions dipicu oleh rasa iri Canelo terhadap sorotan yang selalu tertuju padanya setiap kali mereka berada di tempat yang sama. Ia menegaskan bahwa dirinya selalu bersikap terbuka dan tidak pernah melakukan hal yang memancing amarah Canelo.
Merasa Dikhianati
Oscar mengungkapkan bahwa beberapa petinju memang berubah sikap seiring waktu, menjadi tidak menghargai perjuangan orang yang membimbing mereka. “Sejak Canelo bertarung di Amerika pada usia 18 tahun, kami yang menandatangani kontraknya, mempromosikan, dan mengangkat kariernya,” ujar De La Hoya kepada Ring Champs. “Pada akhirnya, para petarung sering lupa diri. Itu sungguh menyedihkan.”
Ia menambahkan, “Kamu sudah memberikan segalanya, tapi mereka membalasnya dengan pengkhianatan. Tidak ada penjelasan. Kalau ditanya apakah saya berbuat salah, saya yakin saya tidak melakukan apa pun yang membuatnya berpaling.”
Alasan Canelo Menjauh
Diketahui, Canelo sempat menilai De La Hoya kurang mampu mengurus kariernya saat masih terikat kontrak dengan Golden Boy. “Saya memang pernah mengalami masa sulit. Semua orang tahu saya sempat masuk rehabilitasi. Saat itu saya bahkan menelepon Canelo, minta maaf karena tidak bisa mendampinginya. Dia bilang, ‘Saya paham, kita akan tetap menang.’ Jadi saya benar-benar tidak mengerti kenapa hubungan ini berubah,” kata De La Hoya.
Faktor Kecemburuan
De La Hoya menduga pergesekan ini dipicu oleh rasa cemburu. “Setiap saya muncul di ruangan yang sama, perhatian orang-orang selalu mengarah ke saya. Saya tidak sombong, memang begitu adanya. Mungkin dia iri, hanya itu penjelasan yang masuk akal,” ujarnya.
Hal ini wajar mengingat De La Hoya dikenal ramah, mudah diajak bicara, humoris, dan mampu mencairkan suasana. Sementara Canelo cenderung serius dan sempat tidak bisa berbahasa Inggris dalam waktu yang lama.
Komitmen Sebagai Promotor
“Kami selalu berusaha jujur. Itu prinsip saya sebagai promotor lebih dari dua dekade ini,” ungkap Oscar. “Saya pernah menjadi petarung, saya tahu rasanya ditipu dan dibohongi. Itu sebabnya saya selalu berusaha lurus-lurus saja. Kalau ditanya apa yang membuat Canelo berubah, saya sendiri ingin tahu jawabannya.”
Oscar De La Hoya berharap suatu saat bisa mendapatkan penjelasan langsung dari Canelo. “Kalau kalian bisa bertemu dia, tolong tanyakan. Saya sendiri masih mencari jawaban,” tutupnya.
