Romero Jadi Kandidat Lawan Selanjutnya Bagi Pacquiao
https://teamromany.com/ Rolando “Rolly” Romero muncul sebagai kandidat kuat untuk menjadi lawan Manny Pacquiao berikutnya. Ia memiliki seluruh kriteria yang dicari tim Pacquiao, termasuk statusnya sebagai pemegang sabuk juara WBA di kelas welter serta berada di bawah naungan promotor yang sama, Premier Boxing Champions.
Romero, yang telah terlibat dalam laga besar melawan Ryan Garcia dan Gervonta Davis, sangat bersemangat menyambut peluang ini. “Mendapatkan nama seorang legenda seperti Pacquiao di catatan pertarungan saya adalah mimpi. Siapa yang tidak ingin itu?” ujar Romero kepada BoxingScene.
Reaksi Tim Pacquiao atas Laga Terakhir Kontra Barrios
Setelah pertarungan Pacquiao melawan juara WBC Mario Barrios berakhir imbang, penasihat Sean Gibbons menyuarakan ketidakpuasannya. Menurutnya, Barrios terlalu defensif dan tidak cukup agresif melawan Pacquiao yang tetap energik meski telah berusia 46 tahun.
“Mereka mencuri momen bersejarah dari Manny,” kata Gibbons. “Barrios bermain aman setelah terkena pukulan beberapa kali. Bagi saya, Manny tetap pemenangnya.”
Romero Siap Bertarung dan Jual Pertandingan
Gibbons menilai Romero sebagai sosok yang ideal, bukan hanya karena kemampuannya di ring, tetapi juga karena daya tariknya secara komersial. “Pertarungan ini akan menarik banyak perhatian. Romero tahu cara menjual laga,” ucapnya.
Romero sendiri setuju dengan pendapat itu. “Selama semua hal masuk akal, saya siap. Ini akan jadi pertarungan favorit penggemar,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa Pacquiao adalah sosok yang sangat dihormatinya dan dianggap sebagai legenda sejati.
Karier Romero yang Penuh Warna
Romero memulai prestasinya dengan merebut gelar kelas ringan pada 2021, meski kemudian kalah KO dari Gervonta Davis di tahun berikutnya. Ia bangkit dengan mengalahkan Ismael Barroso dan kembali menjadi juara di kelas 63,5 kg. Setelah sempat kehilangan gelar akibat TKO oleh Isaac Cruz, Romero berhasil merebut kembali status juara dunia dengan mengalahkan Ryan Garcia dan menyandang sabuk WBA kelas welter.
Penghormatan Romero untuk Pacquiao
Romero menunjukkan sikap hormat penuh terhadap Pacquiao yang tampil mengesankan meski telah berusia 46 tahun dan baru saja dilantik ke International Boxing Hall of Fame. “Saya melihatnya menang. Banyak orang juga menganggap dia menang. Barrios hanya mendominasi di akhir laga, tapi Pacquiao tampil lebih agresif di sebagian besar ronde,” ungkap Romero.
Romero Soroti Masalah Protokol Pertarungan
Romero juga mengkritik hal kecil yang menurutnya mencerminkan kurangnya respek: saat Barrios berjalan lebih dulu ke ring. “Sang juara seharusnya masuk terakhir. Ini pertarungan besar, harus ada standar yang dihormati,” katanya.
Romero: Ini Bukan Hanya Soal Uang
Romero menegaskan bahwa motivasinya dalam dunia tinju bukan semata-mata uang. “Saya bertarung karena saya mencintainya. Bukan karena materi. Kalau uang tujuannya, saya sudah berhenti lama,” tegasnya.
Pesan Romero untuk Pacquiao
Menutup komentarnya, Romero mengirim pesan hangat kepada sang legenda. “Sampaikan salam hormat saya. Dia menang di laga itu. Dia legenda sejati, dan semoga Tuhan selalu memberkatinya,” ujar Romero.
